Jumat, 03 Februari 2012


SEJARAH KEPRAMUKAAN INDONESIA
A. Pendahuluan
Pendidikan Kepramukaan di Indonesia merupakan salah satu segi pendidikan nasional yang penting, yang merupakan bagian dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Untuk itu perlu diketahui sejarah perkembangan Kepramukaan di Indonesia.
B. Sejarah Singkat Gerakan Pramuka
Gagasan Boden Powell yang cemerlang dan menarik itu akhirnya menyebar ke berbagai negara termasuk Netherland atau Belanda dengan nama Padvinder. Oleh orang Belanda gagasan itu dibawa ke Indonesia dan didirikan organisasi oleh orang Belanda di Indonesia dengan nama NIPV (Nederland Indische Padvinders Vereeniging = Persatuan Pandu-Pandu Hindia Belanda).
Oleh pemimpin-pemimpin gerakan nasional dibentuk organisasi kepanduan yang bertujuan membentuk manusia Indonesia yang baik dan menjadi kader pergerakan nasional. Sehingga muncul bermacam-macam organisasi kepanduan antara lain JPO (Javaanse Padvinders Organizatie) JJP (Jong Java Padvindery), NATIPIJ (Nationale Islamitsche Padvindery), SIAP (Sarekat Islam Afdeling Padvindery), HW (Hisbul Wathon).
Dengan adanya larangan pemerintah Hindia Belanda menggunakan istilah Padvindery maka K.H. Agus Salim menggunakan nama Pandu atau Kepanduan. Dengan meningkatnya kesadaran nasional setelah Sumpah Pemuda, maka pada tahun 1930 organisasi kepanduan seperti IPO, PK (Pandu Kesultanan), PPS (Pandu Pemuda Sumatra) bergabung menjadi KBI (Kepanduan Bangsa Indonesia). Kemudian tahun 1931 terbentuklah PAPI (Persatuan Antar Pandu Indonesia) yang berubah menjadi BPPKI (Badan Pusat Persaudaraan Kepanduan Indonesia) pada tahun 1938.
Pada waktu pendudukan Jepang Kepanduan di Indonesia dilarang sehingga tokoh Pandu banyak yang masuk Keibondan, Seinendan dan PETA. Setelah tokoh proklamasi kemerdekaan dibentuklah Pandu Rakyat Indonesia pada tanggal 28 Desember 1945 di Sala sebagai satu-satunya organisasi kepanduan.
Sekitar tahun 1961 kepanduan Indonesia terpecah menjadi 100 organisasi kepanduan yang terhimpun dalam 3 federasi organisasi yaitu IPINDO (Ikatan Pandu Indonesia) berdiri 13 September 1951, POPPINDO (Persatuan Pandu Puteri Indonesia) tahun 1954 dan PKPI (Persatuan Kepanduan Puteri Indonesia)
Menyadari kelemahan yang ada maka ketiga federasi melebur menjadi satu dengan nama PERKINDO (Persatuan Kepanduan Indonesia). Karena masih adanya rasa golongan yang tinggi membuat Perkindo masih lemah. Kelemahan gerakan kepanduan Indonesia akan dipergunakan oleh pihak komunis agar menjadi gerakan Pioner Muda seperti yang terdapat di negara komunis. Akan tetapi kekuatan Pancasila dalam Perkindo menentangnya dan dengan bantuan perdana Menteri Ir. Juanda maka perjuangan menghasilkan Keppres No. 238 tahun 1961 tentang Gerakan Pramuka yang pada tanggal 20 Mei 1961 ditandatangani oleh Pjs Presiden RI Ir Juanda karena Presiden Soekarno sedang berkunjung ke Jepang.
Di dalam Keppres ini gerakan pramuka oleh pemerintah ditetapkan sebagai satu-satunya badan di wilayah Indonesia yang diperkenankan menyelenggarakan pendidikan kepramukaan, sehingga organisasi lain yang menyerupai dan sama sifatnya dengan gerakan pramuka dilarang keberadaannya.
C. Perkembangan Gerakan Pramuka
Ketentuan dalam Anggaran Dasar gerakan pramuka tentang prinsip-prinsip dasar metodik pendidikan kepramukaan yang pelaksanaannya seperti tersebut di atas ternyata banyak membawa perubahan sehingga pramuka mampu mengembangkan kegiatannya. Gerakan pramuka ternyata lebih kuat organisasinya dan cepat berkembang dari kota ke desa.
Kemajuan Gerakan Pramuka akibat dari sistem Majelis Pembimbing yang dijalankan di tiap tingkat, dari tingkat Nasional sampai tingkat Gugus Depan. Mengingat kira-kira 80 % penduduk Indonesia tinggal di pedesaan dan 75 % adalah petani maka tahun 1961 Kwarnas Gerakan Pramuka menganjurkan supaya para pramuka mengadakan kegiatan di bidang pembangunan desa. Pelaksanaan anjuran ini terutama di Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur dan Jawa Barat menarik perhatian Pimpinan Masyarakat.
Maka tahun 1966 Menteri Pertanian dan Ketua Kwartir Nasional mengeluarkan instruksi bersama pembentukan Satuan Karya Taruna Bumi. Kemudian diikuti munculnya saka Bhayangkara, Dirgantara dan Bahari. Untuk menghadapi problema sosial yang muncul maka pada tahun 1970 menteri Transmigrasi dan Koperasi bersama dengan Ka Kwarnas mengeluarkan instruksi bersama tentang partisipasi gerakan pramuka di dalam penyelenggaraan transmigrasi dan koperasi. Kemudian perkembangan gerakan pramuka dilanjutkan dengan berbagai kerjasama untuk peningkatan kegiatan dan pembangunan bangsa dengan berbagai instansi terkait.
SEJARAH KEPRAMUKAAN DUNIA
A. Pendahuluan
Kalau kita mempelajari sejarah pendidikan kepramukaan kita tidak dapat lepas dari riwayat hidup pendiri gerakan kepramukaan sedunia Lord Robert Baden Powell of Gilwell.
Hal ini disebabkan pengalaman beliaulah yang mendasari pembinaan remaja di negara Inggris. Pembinaan remaja inilah yang kemudian tumbuh berkembang menjadi gerakan kepramukaan.
B. Riwayat hidup Baden Powell
Lahir tanggal 22 Pebruari 1857 dengan nama Robert Stephenson Smyth. Ayahnya bernama powell seorang Professor Geometry di Universitas Oxford, yang meninggal ketika Stephenson masih kecil.
Pengalaman Baden Powell yang berpengaruh pada kegiatan kepramukaan banyak sekali dan menarik diantaranya :
a. Karena ditinggal bapak sejak kecil, maka mendapatkan pembinaan watak ibunya.
b. Dari kakaknya mendapat latihan keterampilan berlayar, berenang, berkemah, olah raga dan lain-lainnya.
c.  Sifat Baden Powell yang sangat cerdas, gembira, lucu, suka main musik, bersandiwara, berolah raga, mengarang dan menggambar sehingga disukai teman-temannya.
d. Pengalaman di India sebagai pembantu Letnan pada Resimen 13 Kavaleri yang berhasil mengikuti jejak kuda yang hilang di puncak gunung serta keberhasilan melatih panca indera kepada Kimball O’Hara.
e.  Terkepung bangsa Boer di kota Mafeking, Afrika Selatan selama 127 hari dan kekurangan makan.
f. Pengalaman mengalahkan Kerajaan Zulu di Afrika dan mengambil kalung manik kayu milik Raja Dinizulu.
g. Pengalaman ini ditulis dalam buku “Aids To Scouting” yang merupakan petunjuk bagi Tentara muda Inggris agar dapat melaksanakan tugas penyelidik dengan baik.
h. William Smyth seorang pimpinan Boys Brigade di Inggris minta agar Baden Powell melatih anggotanya sesuai dengan pengalaman beliau itu.
Kemudian dipanggil 21 pemuda dari Boys Brigade di berbagai wilayah Inggris, diajak berkemah dan berlatih di pulau Browns Sea pada tanggal 25 Juli 1907 selama 8 hari.
Tahun 1910 BP pensiun dari tentara dengan pangkat terakhir Letnan Jenderal. Pada tahun 1912 menikah dengan Ovale St. Clair Soames dan dianugerahi 3 orang anak. Beliau mendapat titel Lord dari Raja George pada tahun 1929 Baden Powell meninggal tanggal 8 Januari 1941 di Nyeri, Kenya, Afrika.
C. Sejarah Kepramukaan Sedunia
Awal tahun 1908 Baden Powell menulis pengalamannya untuk acara latihan kepramukaan yang dirintisnya. Kumpulan tulisannya ini dibuat buku dengan judul “Scouting For Boys”. Buku ini cepat tersebar di Inggris dan negara-negara lain yang kemudian berdiri organisasi kepramukaan yang semula hanya untuk laki-laki dengan nama Boys Scout.
Tahun 1912 atas bantuan adik perempuan beliau, Agnes didirikan organisasi kepramukaan untuk wanita dengan nama Girl Guides yang kemudian diteruskan oleh istri beliau.
Tahun 1916 berdiri kelompok pramuka usia siaga dengan nama CUB (anak serigala) dengan buku The Jungle Book karangan Rudyard Kipling sebagai pedoman kegiatannya. Buku ini bercerita tentang Mowgli si anak rimba yang dipelihara di hutan oleh induk serigala.
Tahun 1918 beliau membentuk Rover Scout bagi mereka yang telah berusia 17 tahun. Tahun 1922 beliau menerbitkan buku Rovering To Success (Mengembara Menuju Bahagia). Buku ini menggambarkan seorang pemuda yang harus mengayuh sampannya menuju ke pantai bahagia.
Tahun 1920 diselenggarakan Jambore Dunia yang pertama di Olympia Hall, London. Beliau mengundang pramuka dari 27 Negara dan pada saat itu Baden Powell diangkat sebagai Bapak Pandu Sedunia (Chief Scout of The World).
Tahun 1924 Jambore II            di Ermelunden, Copenhagen, Denmark
Tahun 1929 Jambore III          di Arrow Park, Birkenhead, Inggris
Tahun 1933 Jambore IV           di Godollo, Budapest, Hongaria
Tahun 1937 Jambore V            di Vogelenzang, Blomendaal, Belanda
Tahun 1947 Jambore VI           di Moisson, Perancis
Tahun 1951 Jambore VII         di Salz Kamergut, Austria
Tahun 1955 Jambore VIII        di sutton Park, Sutton Coldfild, Inggris
Tahun 1959 Jambore IX          di Makiling, Philipina
Tahun 1963 Jambore X            di Marathon, Yunani
Tahun 1967 Jambore XI          di Idaho, Amerika Serikat
Tahun 1971 Jambore XII         di Asagiri, Jepang
Tahun 1975 Jambore XIII        di Lillehammer, Norwegia
Tahun 1979 Jambore XIV        di Neishaboor, Iran tetapi dibatalkan
Tahun 1983 Jambore XV         di Kananaskis, Alberta, Kanada
Tahun 1987 Jambore XVI        di Cataract Scout Park, Australia
Tahun 1991 Jambore XVII       di Korea Selatan
Tahun 1995 Jambore XVIII     di Belanda
Tahun 1999 Jambore XIX        di Chili, Amerika Selatan
Tahun 2003 Jambore XX         di Thailand

Tahun 1914 beliau menulis petunjuk untuk kursus Pembina Pramuka dan baru dapat terlaksana tahun 1919. Dari sahabatnya yang bernama W.F. de Bois Maclarren, beliau mendapat sebidang tanah di Chingford yang kemudian digunakan sebagai tempat pendidikan Pembina Pramuka dengan nama Gilwell Park.
Tahun 1920 dibentuk Deewan Internasional dengan 9 orang anggota dan Biro Sekretariatnya di London, Inggris dan tahun 1958 Biro Kepramukaan sedunia dipindahkan dari London ke Ottawa Kanada. Tanggal 1 Mei 1968 Biro kepramukaan Sedunia dipindahkan lagi ke Geneva, Swiss.
Sejak tahun 1920 sampai 19 Kepala Biro Kepramukaan Sedunia dipegang berturut-turut oleh Hebert Martin (Inggris). Kolonel J.S. Nilson (Inggris), Mayjen D.C. Spry (Kanada) yang pada tahun 1965 diganti oleh R.T. Lund 1 Mei 1968 diganti lagi oleh DR. Laszio Nagy sebagai Sekjen.
Biro Kepramukaan sedunia Putra mempunyai 5 kantor kawasan yaitu Costa Rica, Mesir, Philipina, Swiss dan Nigeria. Sedangkan Biro kepramukaan Sedunia Putri bermarkas di London dengan 5 kantor kawasan di Eropa, Asia Pasifik, Arab, Afrika dan Amerika Latin.



AMBALAN GERAKAN PRAMUKA
Ambalan adalah wadah pembinaan bagi Pramuka Penegak yang beranggotakan warga Ambalan. Warga Ambalan antara lain Penegak , Calon Penegak dan Tamu
Ambalan/Penegak. Untuk menggerakkan Ambalan, dibentuk Dewan Ambalan. Dewan Ambalan terdiri atas semua Pramuka Penegak ( Penegak Bantara dan Laksana ). Dewan Ambalan dipimpin oleh:
1)    Seorang Pradana
2)    Seorang Kerani/Sekretaris
3)    Seorang Bendahara/Juru Uang
4)    Seorang Pemangku Adat
Tugas Dewan Ambalan merencanakan dan melaksanakan program berdasarkan keputusan Musyawarah Penegak. Dewan Ambalan dapat membentuk Sangga Kerja yang terdiri dari 7-10 orang.
Seperti organisasi pada umumnya, Ambalan juga memiliki rapat tahunan yaitu Musyawarah Penegak yang dihadiri oleh anggota Ambalan dengan acara:
a.  Mengevaluasi kegiatan yang telah dilaksanakan
b.  Merencanakan kegiatan Ambalan yang akan datang
c.  Membicarakan Adat Istiadat Ambalan
d.  Memilih pengurus Dewan Ambalan masa bakti berikutnya
Bagaimana dengan tujuan Ambalan? Tujuan Ambalan tentu harus sesuai dengan tujuan kepramukaan yaitu:
Mendidik dan membina kaum muda Indonesia dengan tujuan agar mereka menjadi:
a.       manusia berkepribadian, berwatak, dan berbudi pekerti luhur yang:
  • beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME, kuat mental dan tinggi moral
  • tinggi kecerdasan dan mutu ketrampilannya
  • kuat dan sehat jasmaninya
b.      warga negara  RI yang berjiwa Pancasila, setia dan patuh kepada NKRI serta menjadi anggota masyarakat yang baik dan berguna, yang dapat membangun dirinya sendiri secara mandiri serta bersama-sama bertanggung jawab atas pembangunan bangsa dan negara, memeiliki kepedulian terhadap sesama hidup dan alam lingkungan, baik lokal, nasional maupun internasional.
Tujuan tersebut dinyatakan dengan kegiatan Ambalan yang bermacam-macam. Umumnya, tiap Ambalan memiliki beberapa kegiatan masing-masing, namun ada juga kegiatan yang wajib dilakukan tiap Ambalan, seperti Dianpinsat (Gladian Pimpinan Satuan). Sedangkan untuk kegiatan yang tidak wajib dapat berupa penjelajahan alam, bakti sosial, dan lain sebagainya, selama kegiatan tersebut dapat membantu tercapainya tujuan kepramukaan dan didasarkan pada norma-norma yang ada.

PALET BANTARA
Bantara kepanjangan dari Bantuan Tenaga RakyatBintang dengan Warna kuning mempunyai 3 arti1. Sifat kepemimpinan yang luhur2. Ketuhan Yang Maha Esa3. Cita-cita yang tinggi
Tunas kelapa warna kuning yang saling membelakangiArti ; sebagai seorang Pramuka yang harus dapat berkembang ke luar dan ke dalam.1. DiriDalam : Punyai sikap tegas dalam membawa diriLuar : Berguna bagi orang lain yang memerlukan pertolongan2. GudepDalam : Membenahi dari dalam Gudep supaya Gudep kokoh dan tercipta kerukunanLuar : Membawa nama dan menjaga nama baik Gudep di luar lingkungan Gudep3. PramukaDalam : Membenahi Gerakan Pramuka dari dalamLuar : Menunjukkan keluar bahwa Pramuka mempunyai ketrampilan khusus untuk dipergunakan dalam masyarakat


Senin, 07 November 2011


BUBUKA
Assalamua’laikum Wr. Wb.
Bapak-bapak, Ibu-ibu para wargi sadayana anu sami llinggih, hormateun simkuring.
Sakumaha ka uninga ku sadayana, Alhamdulillah calon panganten pameget miwah rombongan parantos sumping ngaleut ngengkeuy ngabandaleut,ngembat-ngembat nyatang pinang.
Bismilah, purwa wiwitan ieu pamuka carita minangka pamuka acara.
Babasan padika pagawean lamun nangtung ka jungjunan, sing lulus bantun jeung tumbu buah seureuhna.Neda panyaksen acara bade dikawitan.

MAPAG CALON PANGANTEN PAMEGET
Pangersa calon panganten pameget miwah rombongan.Jagong tuhur meunang ngunun haturan wilujeng sumping, di sugeng ing pucu galuh kelurahan          katelahna,tempat anyar pangharepan sarakan keur kahirupan kulawargi.Calon panganten Istri, bisi si jalu hanjelu si lanang honcewang, sumangga geura hayap calon panganten pameget miwah rombongan.

PANGALUNGAN MANGLE
Tawis panampian tatamu, tanda kameumeut, kadeudeuh, tawis asih ti kakasih, tanda tresna kanyaah, mangga geura kalungkeun eta mangle tawis pangrungrum hate perseka kabersihan manah (mangle di kalungkeun).Haturan wilujeng sumping kacalon  panganten pameget.
Tutut gunung keong reuma, sumangga geura gek calik.

SESERAHAN
Bismillahhirrahman nirahim
Para hadirin, miwah para tatamu sadayana, khususna ka calon panganten  pameget miwah rombongan, bawi raos emutan pribados, pamali mun dilami-lami, teu kedah dilila-lila, nu dianti-anti ti tatadi,di dago-dago ti bareto, ayeuna parantos nyampak. Sok sanaos sami surti, sami uninga maksadna, nanging, kanggo nyumponan tindak tanduk tata titi duduga. Peryoga manusa pangesi dunya, anu parantos dipaparinan manah, rasa, lisan dina saliring dumadi.Teu cekap ku surti sareng tekad wungkul, namung kedah di sarengan ku ucap .
Teu sae miulan awi, mere cai geusan mandi, mere huhut tina guguran.Namung kedah di bejer beaskeun,kembang boled nu tetela.
Para hadirin miwah para tatamu sadayana, acara urang kawitan ku lantunan kalam ilahi nu bade di lantunkeun ku ____________________________
Ngahaturkeun nuhun ka____________________

Nuparantos ngalantunkeun kumandang kalam ilahi, mudah-mudahan ageung manfaatna kanggo numaoskeun khususna, umumna ka urang sadaya anu sami-sami ngupingkeun. ”amin”.
Calon panganten pameget miwah rombongan, mugi teu janten kekeling galih renghat nya mamnahan, aya naon nya pamaksadan. Numawi jauh-jauh di jugjug anggang-anggang di teang. Sumangga geura wakcakeun masing balaka (Sumangga ka pangersa kasepuhan calon panganten pameget dihaturanan kapayun kanggo ngadugikeun lebetning kalbu jeroning ati).

PANAMPIAN

Para wargi sadayana, nembe sami-sami nyakseni gerentes kalbu kasepuhan ti pihak calon panganten pameget miwah rombongan. Lain lantung tambuh laku sanes lunta tanpa seja, purwa aya nu di maksad, seja ngaitkeun janji pasini , manjangkeun simpai babarayaan, sakotretna tina hate.
Sakeser daun satangkal, sabungkus bareng jeng bungkusna nyerahkeun panganten pameget sareng cacandakanna.
Sim kuring saukur darma, teu wasa  panjang carita.
Kanggo pang walerna mangga nyanggakeun kanu di sepuhkeun ti pihak calon panganten Istri.Waktos di sayogikeun.

Para wargi sadayana, bingah amarwata suta, bingah ka giri-giri, bingah nu taya papadana. Nugar cadas mangih emas, mobok manggih gorowong, aya jalan komo mentas. Jalan gede sasapuan batu turun kesik naek, itu purun ieu daek, laksana nya pamaksadan.
Kumargi eta mangga geura hayap calon panganten pameget miwah cacandakanana
Mangga cacandakan hiji di dugikeun secara simbolis ku Ibu calon panganten pameget di tampi ku Ibu calon panganten istri.Nusanes namah di antaykeun wae.
(Mangga calon  panganten pameget di candak kalebet heula kangge di dangdosan).

AKAD NIKAH
Para wargi sadayana,
Niti wanci nu mustari, ninggang mangsa nu waluya. Malati ligar na ati, campaka mangkak na dada, koleak sakembaran, koceak ninggang ugana.Uga pakaitna tatali asih Ng_____________cep __________________.
Jangji urang pastikeun subaya urang nyatakeun. Nudiseja mang nyata neda panyakseni ti  para wargi sadayana, Upacara akad nikah seja
dikawitan.(Mangga candak calon panganten istri ka luar).
Sumangga ka pangersa bapa petugas ti Kantor Urusan Agama kanggo ngalaksanakeun Akad Tikah...........................................................
Alhamdulillah wa sukrulillah kalawan rido gusti anu maha welas  tur nu maha asih, oge pangdu’a ti sadayana, akad nikah parantos rengse kalayan lancar.
Acara salajengna di teraskeun kana sungkeman.(Mangga ieu acara disanggakeun kka pangersa_____________________)
DO’A
Acara munggaran dugi ka akhir parantos rengse, mugi urang sadayana aya dina panangtayungan Gusti nu maha suci.
Kukituna kanggo panganteb kahoyong urang sadaya di lajengkeun kana do’a.Kangge mimpin ieu do’a. mangga ka pangersa __________________ di haturanan.

Ti pribados salaku pangatur waktos, bilih aya basa nu teu sampurna, teu merenah sareng tata titi,undak unduk basa, hapunten anu di teda.
Urang pungkas ieu acara ku maos hamdalah

Wabillahi taufiq wal hidayah Wassalamualaikum Wr. Wb.


Jumat, 21 Oktober 2011

BAB I
DESKRIPSI USAHA
1.1 Latar Belakang
Banyak mahasiswa tujuan utamanya kuliah untuk mendapatkan pekerjaan baik bekerja di instansi pemerintahan maupun swasta, mencari pekerjaan di Indonesia  sekarang ini merupakan hal yang cukup sulit, hal ini dikarenakan karena kurangnya lapangan pekerjaan yang tersedia saat ini., sehingga  menyebabkan jumlah pengangguran semakin banyak. Dilihat dari segi ekonomi individual tentu saja Monelalah pengangguran itu sangat merugikan karena manusia mempunyai kebutuhan yang tidak terbatas. Oleh karena itu sebagai calon tenaga kerja, kita harus mampu berpikir kreatif dan inovatif yang mampu membaca peluang serta pandai memanfaatkan peluang tersebut sesuai dengan kemampuan yang dimiliki dan tidak terfokus hanya pada satu jenis pekerjaan saja.
Dengan berwirausaha kita dapat mengurangi jumlah pengangguran. Selain itu juga dapat memberi keuntungan dalam segi ekonomi, karena hal ini akan berpengaruh besar terhadap pertumbuhan perekonomian suatu negara. Sebagai salah satu contoh usaha yaitu membuka toko seperti usaha jual beli monel. Mengingat sekarang jumlah rupiah yang selalu menurun nilainya terhadap dollar, banyak masyarakat sekarang ini lebih tertarik berinvestasi dengan monel daripada menabung di Bank, karena suku bunga bisa sangat rendah karena adanya krisis yang tak tentu bisa terjadi tiba-tiba. Investasi dengan monel  bisa sangat mengguntungkan karena ketika nilai dollar naik kita  konsumen dapat menjual monelnya sesuai dengan nilai dollar pada saat itu. Jadi sikonsumen selain menabung bisa sekalian berhias atau bisa juga dikatakan menjaga prestise. Hal tersebutlah yang mendorong saya berencana untuk membuka toko Pulsa dan Vocher Telephone seluler.
1.2 Visi dan Misi
            a. Visi
            Menjadikan Perusahaan  yang terbaik dalam memberikan pelayanan kepada konsumennya serta memberikan kepuasan yang lebih bagi pelanggan.
            b. Misi
Adapun yang menjadi misi perusahaan ini adalah:
  1. Berusaha memberikan pelayanan sebaiknya kepada konsumen
  2. Mampu menjamin kepuasan konsumen
  3. Tidak melakukan kecurangan – kecurangan yang dapat merugikan konsumen




BAB II
BENTUK USAHA
Struktur Organisasi
Karyawan Bagian Penjualan

Karyawan Bagian Penjualan

Karyawan Bagian Penjualan

Tenaga Kerja
Usaha ini merupakan usaha menangah jadi tenaga kerja yang dibutuhkan juga tidak banyak. Adapun tenaga kerja yang dibutuhkan adalah:
Jabatan
Jumlah
Jam Kerja
Job Desription
Pemilik Toko
1
08.0    – 18.00
Pengusaha dalam toko ini, dimana tugasnya yaitu merencanakan, mengorganisir, serta mengawasi jalannya usaha.
  • ·Membuat keputusan
  • · Memimpin jalannya usaha
Serta pengembanganya.
Karyawan Bagian Penjualan
3
08.00 – 17.00
  • ·Melayani para konsumen
Baik dalam penjualan ataupun informasi tentang produk.
  • ·Memasarkan produk
A. Lokasi Perusahaan
Lokasi tempat usaha ini berada di pusat kota Cianjur ataupun berada pada pusat keramaian (pasar), jadi lokasi ini cukup strategis untuk dijadikan sebagai tempat usaha.
B. Ketersediaan SDM
Pengelolaan Usaha ini membutuhkan keahlian dan pengalaman, jadi tenaga kerja yang akan ditempatkan di perusahaan ini adalah orang-orang yang sudah punya pengalaman sebelumnya. Karyawannya bisa juga di ambil dari luar tapi membutuhkan keahlian dalam penjualan dan pemasarannya. Untuk itu dilakukan pelatihan bagi karyawannya.
C. Sistem Manajemen Usaha
Sistem manajemen dalam usaha adalah pemilik sebagai pemegang keputusan tertinggi. jadi yang memimpin jalannya usaha adalah pemilik usaha tersebut. Para karyawan tidak mempunyai wewenang terkecuali jika si pemilik memberikan wewenang kepada si karyawan.
BAB III
DESKRIPSI PASAR
Saat ini sarana komunikasi telah berkembang pesat. Sebagai contoh konkret adalah perkembangan telepon seluler atau hand phone (HP). Dengan menggunakan HP, kita dapat berkomunikasi dengan siapa pun secara cepat. Ruang, waktu, dan jarak sekarang ini tidak menjadi hambatan berkomunikasi. HP dulu memang merupakan barang yang langka dan mahal karena tidak semua orang mampu membelinya. Akan tetapi, sekarang ini HP sudah bukan barang langka lagi karena sudah banyak yang menggunakannya. Bahkan para produsen HP telah berhasil melakukan inovasi-inovasi untuk memenuhi keinginan konsumen. Kenyataannya hampir 75% masyarakat Indonesia memakai telhone selular untuk berkomunikasi sehingga kebutuhan terhadap pulsa  sangat lah tinggi. Dengan keadaan seperti ini peluang terhadap usah pulsa ini sangatlah bagus karena sekarang ini kebutuhan terhadap pulsa merukan kebutuhan primer dan bukan lagi kebutuhan tersier.
3.1 Konsumen/Pelanggan
Pengguna telephone seluler sangatlah tersebar luas dan tidak mengenal usia dari mulai anak sekolah sampai orang tua merupakan konsumen terhadap pulsa dan telephone seluler.
3.2 Volume Pasar
Kebutuhan konsumsi masyarakat terhadap pembelian pulsa kini semakin bersaing dengan kebutuhan membeli produk pangan sehari-hari. Kalangan industri pangan mengkhawatirkan trend tingginya kebutuhan pulsa bisa menggangu kebutuhan konsumsi pangan. Pada kenyataannya sekitar 70% dari setiap keluarga memiliki telephone sesluler dan merupakan konsumen terhadap pulsa. Dari tahun ke tahun konsumsi terhadap pulsa  sngat lah menaik dan melaju pesat sehingga kebutuhana masyarakat terhadap pulsa sangatlah tinggi.
3.3 Analisis SWOT
Sebelum melaksanakan suatu usaha baru kita perlu mengetahui hal-hal/aspek-aspek yang berpengaruh terhadap usaha tersebut. Hal tersebut diantaranya adalah aspek kekuatan(strenght), kelemahan(waekness), kesempatan(opportunities), dan ancaman (threath). Dengan melakukan analisis terhadap hal-hal tersebut diharapkan usaha akan berjalan lancar dan sukses. Berikut adalah beberapa hal dari masing-masing aspek diatas:
a. Strenght
1).  Membuka Toko Monel tidak akan mengalami kerugian yang besar seandainya usaha tersebut tidak berjalan, karena disini modal pemilik di investasikan dalam bentuk monel jadi seandainya produknya tidak laku dijual, produk tersebut bisa dijual ketempat lain. Hsil jual bisa berambah jika kita menjualnya ketika harga monel naik (nilai dollar meningkat).
2).  Jumlah karyawan yang dibutuhkan tidak begitu besar karena sebagain monel bisa diperoleh dari grosir monel, jadi monel tersebut dibeli sudah mempunyai model sendiri-sendiri.
b. Weakness
1.      Sulit mendapatkan karyawan karena yang  bisa menjadi karyawan dari usaha ini harus mempunyai pengalaman sebelumnya
2.      Banyaknya pesaing yang beroperasi  di daerah tempat yang sama
3.      Jika melakukan kesalahan dalam penimbangan monel  maka kerugian yang diderita cukup besar.
c. Opportunities
1). Memberikan keuntungan yang cukup besar.
2).  Prospek atau peluangnya cukup besar untuk dikembangkan
3). Permintaan pasar tiap tahunnya selalu meningkat.
  1. Threath
    1). Banyak jenis usaha yang sama sebagai pesaing.
2). Persaingan dalam pemasaran yang semakin ketat.
3.4 Proyeksi Masa Depan Pasar
Saat ini, pengguna ponsel di Indonesia telah mencapai sekitar seratus sepuluh juta orang dan cenderung terus meningkat. Kebutuhan akan komunikasi semakin dirasakan sebagai kebutuhan pokok dalam menunjang kegiatan hidup sehari-hari.
Pada kenyataannya, sebagian besar pengguna telpon sembilan puluh persen memilih produk kartu prabayar. Peredaran uang untuk transaksi penjualan pulsa prabayar rata-rata perbulan mencapai sekitar tiga koma dua trilyun rupiah.
Operator seluler terus meningkatkan kinerjanya dengan memperbaiki seluruh sistem operasinya dan memperluas jangkauan wilayahnya. Pengisian pulsa secara elektronik dinilai sebagai solusi efisien dan efektif untuk penghematan biaya, memotong biaya produksi, rantai distribusi dan terhindar dari bentuk pemalsuan voucher fisik yang sering terjadi.
Dengan prospek bisnis tersebut, maka distribusi pemasaran pulsa elektrik akan mendapat tempat yang sangat menjanjikan untuk mendapat keuntungan yang cukup lumayan.

BAB IV
PRODUK
4.1 Jalur Distribusi
Strategi pemasaran yang dilakukan penguasa atau sekaligus sebagai pemilik yaitu dengan membuat pamplet yang cukup besar agar Monelyarakat dengan mudah mengenali tokonya karena sebelumnya toko tersebut telah berdiri, ini merupakan cabang dari toko Pulsa dan Vocher  tersebut, jadi pemilik tidak perlu secara gencar mempromosikan perusahaanya, karena sudah banyak pelanggan yang tahu dengan toko tersebut, hanya saja sekarang yang menjadi tujuan pemilik adalah bagaimana mempertahankan pelanggannya agar tidak pindah ke pesaing. Dan berusaha memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya agar para pelanggan secara tidak langsung memperomosikan perusahaan tersebut ke orang lain.
Strategi pemasaran lain yang bisa dilakukan si pemilik yaitu dengan mempromisikan perusahaan tersebut melalui Radio, ataupun Koran, dan bisa juga brosur.
4.2 Penetapan Harga
Persaingan dalam bisnis ini sangatlah ketat sehingga penagturan terhadap harga penjualan sangat lah perlu di tingkatkan harga yang kami tawarkan sangat lah murah dan hampir berbeda 50 % dari para penjual pulsa yang lainnya. Akan tetapi pemetapan harga jual pada konsumen sangatlah untuk murah dan mudah karena harga yang kami tawarkan benar-benar dibawah sttandar.


BAB V
KEUANGAN
5.1 Modal Awal
Sistem Pelaksanaan Usaha
Setelah melakukan langkah-langkah dalam konsep dasar berusaha, maka usaha dapat dimulai dengan kalkulasi anggaran sebagai berikut:
Pengeluaran
Modal tetap, meliputi:
a)  Sewa Tempat          :          Rp. 8.000.000,-/thn
Jadi toko tersebut disewa dalam jangka 5 tahun
= Rp.8000.000 * 5
=Rp.40.000.000.
b)    Etalase                 :           Rp. 3.000.000,-
c)    Lemari Besi           :           Rp. 12.000.000,-
d)   Alat-Alat Pendukung  : Rp. 2.000.000,-
e).   Alat-alat Pendukung Penjualan seperti :
1. Alat tulis
2. Buku kuitansi
3. Dompet Pulsa
4. dll
Perkiraan biaya keseluruhan sekitar Rp.3.000.000,-
F). Pembelian   sebanyak 1500 gram : (Rp. 50.000/ gram)
: (Rp.50.000 * 1500 = Rp. 75.000.000
Biaya listrik : Rp. 100.000,-/bulan
Jumlah modal keseluruhan: Rp. 78.000.000,-
Modal total : Rp.78.000.000,- (berasal dari modal patungan + pinjaman dari luar)
5.2 Pendapatan Penjual
5.3 Rencana Pendapatan Dan Biaya
5.4 Rencana Cash Flow